04 Desember 2008

menjelma puisi

ITU
Buah itu menjadikanku termangu
Begitu kebapakan
Tidaklah aneh kalau buah itu dapat
Meramu, menjelma, dan menyatu

Buah itu mati 

Jika bumi oval
makam buah kebapakan itu haruslah 
Menindih bumi

Bumi kemudian menyerang
Buah itu disergap dalam tanah yang datar
Lalu diolahnya menjadi lubang
Yang sebenarnya takperlu olahan

Lubang itu sekarang hinggap di mataku
Dan berkata
”tolong, hapus daya dari bumi yang bulat ini.”

P31-2008

1 komentar:

Deri lesmana mengatakan...

mmm...menarik ya...gya bhasanya nca...

liat juga dong blog deri...
kasih komment jga ya!!!

semangad